Update Virus Corona di Dunia dan Perkuat Sistem Imun untuk
Mencegahnya
Kasus positif terinfeksi virus
corona kini telah memasuki angka lebih dari 1 juta kasus di seluruh dunia.
Melansir Worldometers, per Jumat (3/4/2020) pukul 06.20 WIB, kasus positif
terpapar virus corona SARS-CoV-2 mencapai 1.013.709 kasus. Dari jumlah tersebut,
sebanyak 212.015 orang dinyatakan sembuh, dan 52.975 orang meninggal dunia.
Data menunjukkan, Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus terkonfirmasi
terbanyak, bahkan melebihi China, yang pertama kali menemukan kasus Covid-19 di
negaranya. Amerika Serikat melaporkan 243.970 kasus (28.967 kasus baru), dan
angka kematian 5.883 orang (781 kasus baru). Lebih dari 48.000 kasus yang
dilaporkan otoritas AS terjadi di New York.
Indonesia sejauh ini melaporkan
1.790 kasus positif terpapar virus (113 kasus baru), di mana virus telah
membunuh 170 orang (13 kasus baru). Baca juga: Gejala Corona Terbaru dan
Berbagai Upaya Penyembuhan Covid-19 Sementara, di Timur Tengah, Iran tercatat
mengonfirmasi jumlah kasus paling banyak dengan lebih dari 50.000 kasus. Adapun
Israel telah melaporkan sedikitnya 6.800 kasus. Diperkirakan, ada 7,8 miliar
orang di dunia atau 0,01 persen populasi dunia saat ini akan terpapar virus corona.
Namun, para ahli kesehatan masyarakat telah memperingatkan bahwa jumlahnya
mungkin lebih tinggi. Hal itu karena orang-orang yang tidak menunjukkan gejala
tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi virus corona.
5 Gejala Ringan Terinfeksi Virus
Corona yang Harus Diwaspadai (KOMPAS.com/Akbar Bhayu)
Hingga saat ini, belum tersedia vaksin yang bisa
mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Inilah yang menyebabkan
Kementerian Kesehatan Indonesia mengimbau agar masyarakat Indonesia senantiasa
menjalankan hidup bersih (higienis) serta selalu menjaga daya tahan tubuh.
Pada dasarnya, tubuh manusia memiliki sistem imun
untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Namun, ada hal-hal yang
dapat melemahkan sistem imun atau daya tahan tubuh seseorang, antara lain
penuaan, kurang gizi, penyakit, bahkan obat-obatan tertentu. Oleh karena itu,
fungsi sistem imun perlu senantiasa dijaga agar daya tahan tubuh kuat.
Berikut adalah cara-cara alami yang bisa Anda lakukan
untuk menjaga sistem imun atau daya tahan tubuh:
1.
Mengonsumsi makanan bergizi
Konsumsi makanan yang
kaya akan antioksidan, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan, dapat
membantu tubuh melawan radikal bebas. Jika di dalam tubuh Anda banyak terdapat
radikal bebas, kerja sistem imun bisa terganggu dan Anda jadi lebih mudah
terkena infeksi virus Corona.
Selain itu, untuk
menjaga imunitas tubuh, diperlukan juga asupan nutrisi yang cukup. Perbanyak konsumsi daging tanpa
lemak, kacang-kacangan, serta biji-bijian agar daya tahan tubuh Anda
kuat. Bawang dan jahe juga baik untuk dikonsumsi karena kandungannya diyakini
dapat membantu tubuh melawan infeksi dan meredakan peradangan.
2.
Berolahraga dengan rutin
Olahraga juga
terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan meredakan peradangan. Namun,
perlu Anda ingat, olahraga yang dilakukan secara teratur memiliki efek yang
lebih baik terhadap sistem imun dibandingkan olahraga yang hanya sesekali.
Jadi, sempatkanlah untuk berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari.
3.
Mengelola stres dengan baik
Stres yang berkepanjangan
dapat meningkatkan produksi hormon kortisol. Kadar hormon kortisol yang tinggi
dapat mengganggu kerja sistem imun dalam melawan infeksi. Oleh karena itu,
upayakan untuk mengelola stres dengan baik supaya sistem imun Anda tetap
terjaga dan kuat melawan infeksi virus Corona.
Stres bisa dikendalikan dengan hal yang sederhana, misalnya dengan
tidur cukup setiap harinya. Anda juga bisa melakukan hal-hal yang menyenangkan
supaya tubuh dan pikiran Anda rileks, misalnya berkumpul dengan teman,
bertamasya, mengerjakan hobi Anda, atau melakukan meditasi.
4.
Beristirahat yang cukup
Walaupun
terdengar sederhana, kurang tidur terbukti bisa menimbulkan dampak yang buruk
pada kesehatan. Salah satunya adalah penurunan daya tahan tubuh, sehingga
beragam penyakit dapat lebih mudah menyerang.
Tidur
yang cukup dapat membuat tubuh Anda lebih kuat melawan paparan virus Corona.
Orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7–8 jam setiap harinya, sedangkan
anak-anak memerlukan waktu tidur 10 jam atau lebih.
5.
Mengonsumsi suplemen penunjang daya tahan tubuh
Untuk mencegah infeksi
virus Corona, Anda juga dapat mempertimbangkan konsumsi suplemen yang dapat
memperkuat daya tahan tubuh. Kandungan vitamin dan mineral dalam suplemen, seperti vitamin C (sodium ascorbate), vitamin
B3 (nicotinamide), vitamin B5 (dexpanthenol), vitamin B6 (pyridoxine
hcl), vitamin E (alpha tocopheryl), zinc
picolinate, dan sodium selenite, dapat meningkatkan kinerja
sistem imun dalam melawan infeksi yang disebabkan oleh virus maupun bakteri,
termasuk infeksi virus Corona. Di sisi lain, vitamin B3, B5, dan B6 dapat
memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat sakit.
Selain memperkuat daya
tahan tubuh dengan beragam cara di atas, Anda juga perlu melakukan upaya
untuk mencegah penularan virus Corona, yaitu:
- Mencuci tangan secara teratur dengan
air dan sabun, atau dengan hand sanitizer
- Tidak menyentuh wajah, hidung, dan
mata dengan tangan yang kotor atau belum dicuci
- Menghindari pergi ke daerah yang sudah
terjangkit virus Corona atau berpotensi menjadi lokasi penyebaran virus
Jika memiliki kondisi
medis tertentu yang membuat Anda rentan terhadap infeksi, atau jika Anda harus
berpergian ke tempat yang rawan infeksi virus Corona, jangan ragu untuk
bertanya kepada dokter mengenai hal-hal yang perlu Anda lakukan agar
terhindar dari infeksi ini.
Ayo, kita sama-sama menjaga daya tahan tubuh yang kuat dengan berolahraga
yang rutin, mengelola stres, beristirahat, dan mengonsumsi makanan bergizi,
serta suplemen penunjang daya tahan tubuh dengan kumpulan vitamin dan kumpulan
mineral!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar